Translate Your Language

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Selasa, 09 Agustus 2011

Dinas Infokom Luncurkan Linux Soerya 10.08


Cukup inovatif langkah yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya untuk merangsang minat masyarakat khususnya generasi muda untuk dapat lebih berkreasi dan 'melek' software komputer gratis.

Melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkot meluncurkan operating sistem (OS) software Soerya 10.08 yang berbasis pada perangkat open source. Dengan peluncuran perangkat tersebut  dapat menggugah masyarakat untuk tidak tergantung perangkat lunak yang dipatenkan oleh perusahaan maju dari luar negeri seperti Windows milik Bill Gates.

Open Source atau dalam bahasa indonesia berarti sumber terbuka, adalah suatu sistem pengembangan perangkat lunak yang tidak dimonopoli oleh individu maupun perusahaan tertentu, namun diciptakan oleh para pelaku teknologi yang ingin mendobrak monopoli perangkat lunak oleh suatu perusahaan. dalam sistem open source tersebut, pencipta mengikutsertakan kode pembuatan yang memungkinkan pengguna dapat mengutak - atik serta berkereasi lebih luas dari sistem awal tersebut.


Tampilan Linux OpenSource Soerya 1
Tampilan Linux OpenSource Soerya 2
Seperti diketahui, jika kita menggunakan perangkat lunak yang sudah dipatenkan seperti Windows, kita dipaksa hanya untuk menggunakan sistemnya saja, tanpa bisa mengutak - atik perangkat lunak tersebut sesuai kreatifitas. ditambah lagi kita diwajibkan mengikuti persyaratan apapun yang dikeluarkan oleh pemegang hak paten. Namun dengan sistem perangkat terbuka, pengguna dapat bebas melengkapi dan berkratifitas tanpa dihadang dengan masalah hak paten.

Patut diacungi jempol, semangat berkreasi yang tengah dicanangkan Pemerintah Kota Surabaya dalam hal dunia teknologi perangkat lunak. Bertajuk Free Open Source Software (FOSS) Pemerintah Kota mencoba mengajak masyarakat Surabaya untuk lebih memanfaatkan sistem terbuka yang memungkinkan untuk berkreatifitas lebih luas.

Tak hanya berhenti pada pemunculan software saja, Pemkot telah berupaya untuk mengenalkan serta mengajak masyarakat utuk memanfaatkan perangkat lunak yang berbasis pada open source. Langkah - langkah Pemkot dalam mengenalkan software berbasis open source tersebut dimulai dari generasi muda, yakni bekerjasama dengan sekolah - sekolah.

Namun nampaknya langkah Pemerintah Kota tersebut, dirasa kurang maksimal. Hal ini terbukti dengan belum mengenalnya masyarakat Surabaya akan software yang telah dibuat yakni Soerya 10.08. Hal ini diindikasikan kurangnya strategi Pemkot dalam mengenalkan software karya cipta lokal tersebut.

Jika mengacu pada permasalahan yang ada, sebenarnya tidak terlalu sulit untuk menarik minat masyarakat dari software paten yang ada mengarah pada software yang berbasis open source. Hanya masalah kebiasaan.

Seperti yang dilontarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pemkot Surabaya Chalid. Berdasar keterangan Chalid, tidak ada perbedaan yang mendasar antara software yang ada dengan software opensource yang berbasis linux, namun hanya faktor kebiasaan dan keengganan masyarakat untuk mencoba sesuatu yang baru.

"Prinsipnya tidak ada perbedaan yang terlalu signifikan, hanya masalah kebiasaan saja," ujar Chalid beberapa waktu lalu saat pengenalan Soerya 10.08 kepada wartawan.

Menurut Chalid pernyataan dari beberapa masyarakat pengguna perangkat lunak, mereka lebih terbiasa menggunakan software paten yang ada seperti Windows, dan menganggap software berbasis open source (linux) lebih rumit dalam pengoperasiannya. Namun hal itu ditepis oleh Chalid. menurutnya masyarakat akan terbiasa jika mau mengenal terlebih dahulu. "Tidak rumit jika kita sudah mengenal dan terbiasa lagi pula manfaat software berbasis open source sangat besar," imbuhnya.

Bahkan Chalid menjamin, bahwa software Soerya 10.08 tersebut hampir tidak ada kekurangannya, dan menyamai software paten yang dikeluarkan perusahaan besar. Soerya 10.08 diklaim suport dengan peralatan tambahan yang ada, diantaranya printer, serta mampu menjalankan program perangkat lunak penunjang lainnya. "Kita sudah coba pada beberapa gadget, ternyata suport. dan setiap ada peralatan baru, kita akan selalu meng up date," pungkasnya.

Dengan melihat masalah yang ada, seharusnya Pemerintah Kota Surabaya dapat membuat langkah tepat dalam menarik minat masyarakat. strategi marketing yang bagus harus lebih digali lagi.

Cara jitu adalah dengan merangkul kelompok - kelompok tertentu untuk dapat menularkan software karya anak bangsa tersebut kepada masyarakat luas. Contoh konkrit adalah dengan memberikan penawaran yang menarik bagi pemilik usaha warung internet (warnet).

Misalnya pengusaha warnet akan dapat kemudahan izin, hingga penggratisan biaya izin, jika menggunakan software Soerya 10.08, atau Pemerintah Kota membuat bazar laptop dan komputer murah yang dipaketkan dengan software berbasis open source tersebut. Masih banyak strategi pemasaran yang bisa dilakukan untuk menarik minat masyarakat. Dengan begitu, perlahan tapi pasti masyarakat akan tertarik untuk mengenal dan berkreasi dengan perangkat lunak karya anak bangsa.

Read More »»»

5 Langkah Mudah Kurangi Radiasi Handphone

Semakin hari semakin banyak saja orang yang memilih menggunakan ponsel ketimbang telepon PSTN. Mungkin karena sekarang pulsa ponsel sudah lebih murah ketimbang pulsa telepon PSTN. Masih ada perdebatan antara kebanyakan penggunaan ponsel yang dapat meningkatkan radiasi, sebagian lagi berpendapat tidak ada korelasinya antara radiasi ponsel dengan kesehatan Anda.

Seperti penelitian yang diterbitkan oleh Journal of the American Medical Association bahwa sinyal elektromagnetik ponsel dapat meningkatkan aktivitas otak. Lalu bagaimana cara mencegah atau menguranginya? 

Berikut caranya:

 




1. Gunakan Headset BerkabelIni merupakan cara termudah untuk menghindari radiasi. Handset jauh dari kepala, sehingga radiasi pun jauh dari kepala.

2. Biasakan SMSKebanyakan anak muda seperti kaum 4l4y (baca: alay) sudah pasti sering ber-SMS. Huruf pun mereka ukir supaya tidak terbaca dengan mudah oleh orang lain, tapi mata dijamin nambah minusnya.

3. Jangan Gunakan Ponsel Sebagai AlarmJika Anda menggunakan ponsel sebagai alarm, Anda kan harus meletakkan ponsel di samping kepala. Radiasi masih terpancar meskipun ponsel sedang dalam keadaan diam. Bayangkan berapa jam Anda diserang radiasi hingga waktunya bangun tidur.

4. Jangan Bawa Ponsel di KantongBukan hanya kanker otak yang dikhawatirkan para dokter, tapi berdasarkan penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa pria yang membawa ponsel baik di dalam kantong maupun di pinggang mempunyai risiko mandul. Sedangkan untuk wanita yang sering meletakkan ponselnya di kantong atas (depan BH), dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Jadi jika sedang tidak digunakan, letakkan saja ponsel di meja. Sekedar untuk berjaga-jaga.

5. Gunakan Sarung Anti RadiasiSegera cari sarung ponsel yang anti radiasi, harganya memang cukup mahal tapi cukup berharga demi menghindari kanker.


Sudahkah Anda melakukan semuanya?
Read More »»»

Corong Mitan Bisa Tangkap Sinyal Wifi

Banyak penemuan baru dari ajang PIRN (Perkemahan Ilmiah Remaja Nasional) ke-10 yang digelar di SMA Negeri 3 Jombang. Sejumlah penemuan itu di antaranya, antena penangkap sinyal wifi yang terbuat dari corong minyak tanah (mitan), kompor tenaga surya, serta raket pembunuh nyamuk dari minyak jlantah (minyak goreng sisa).

Seluruh peserta mempresentasikan hasil temuannya masing-masing. Riswanda, pelajar asal SMA Semesta Semarang, mengatakan, ia bersama sejumlah temannya tergabung dalam kelompok V dalam PIRN. Dalam kelompok itu ia melakukan penelitian dalam bidang IPT (Ilmu Pengetahuann dan Teknologi). "Dalam penelitian itu kami membuat antena penangkap wifi yang terbuat dari corong minyak tanah," kata Riswanda usai melakukan presentasi di depan forum, Jumat (8/7/2011).

Pelajar berkulit putih ini menjelaskan, munculnya ide itu tidak lepas dari lemahnya sinyal wifi di SMA Negeri 3 Jombang. Padahal, internet merupakan sesuatu yang vital dalam penelitian. Nah, berangkat dari persoalan tersebut, Riswanda dan kelompoknya sepakat menciptkan antena wifi dari corong mitan yang terbuat dari seng. Walhasil, dengan antena murah meriah itu, sinyal wifi semakin kuat.

Dia mengungkapkan, untuk membuat antena tersebut hanya dibutuhkan biaya sebesar Rp 200 ribu. Harga yang sangat murah jika dibanding membeli antena wifi yang mencapai jutaan rupiah. Anggaran itu untuk membeli pipa berukuran 3 dim yang panjangnya sekitar 50 cm, corong mitan ukuran besar, alumunium foil, kasa besi, serta satu unit USB (Universal Serial Bus).

Sebagai langkah awal, corong mitan tersebut dibungkus menggunakan kertas aluminium foil. Setelah itu, di atasnya diberi kawat kasa. Corong yang sudah dimodifikasi itu kemudian dirangkai dengan pipa paralon yang pangkalnya sudah diberi USB. Nah, untuk menggunakan antena alternatif itu tinggal menghubungkan kabel dari antena ke perangkat seperti laptop. "Alhamdulillah dengan antena ini sinyal makin kuat," kata Riswanda bangga.

Seperti diketahui, kegiatan yang dilakukan LIPI bekerja sama dengan Pemkab Jombang ini diikuti sebanyak 538 peserta dari 30 provinsi se-Indonesia. Mereka adalah pelajar SMP dan SMA, serta guru pendamping. Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai 3 - 9 Juli 2011.
Read More »»»

Blackberry Playbook Resmi Dijual 5 Jutaan

Meramaikan pasar tablet PC dunia, Research In Motion (RIM) resmi merilis tablet di Indonesia. Tablet bernama BlackBerry PlayBook ini resmi dipasarkan 16 Juli.

Tablet buatan produsen asal Kanada itu dibagi menjadi tiga varian, yakni 16GB, 32GB, dan 64GB. Masing-masing model tablet berkemampuan Wi-Fi ini dijual seharga Rp4.999.000, Rp5.999.000 dan Rp 6.999.000.

Tablet bersistem operasi baru, QNX, ini memiliki beberapa kekuatan. Termasuk, dukungan Adobe Flash untuk pengalaman selancar web lebih baik, kemampuan multi-tasking untuk membuka banyak aplikasi sekaligus tanpa gangguan, kemampuan video dan rekam Full HD serta fitur keamanan yang kuat.

Meski sebelumnya banyak ulasan buruk mengenai tablet ini, termasuk ketiadaan BBM, push email, sinkronisasi kalender, ukuran layar tujuh inci, aplikasi yang masih sedikit dan OS baru yang membuat pengguna harus belajar lagi, tablet ini memiliki kekuatannya sendiri.

Di antaranya seperti saat INILAH.COM mencoba langsung tablet ini, OS QNX ternyata tak terlalu merepotkan karena pengguna bisa mudah beradaptasi menggunakannya.

Menariknya, tablet ini mampu menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dan saat berpindah ke aplikasi lain, semua aplikasi yang ada masih tetap berjalan tanpa henti.

Kamera depan 3MP dan belakang 5MP berkemampuan rekam Full-HD (1080p) membuat tablet ini sangat menarik. Untuk mengetahui tempat resmi penjualan tablet yang dirilis di Ritz Carlton Pasific Place, Jakarta (7/7), ini, akses di sini.
Read More »»»

Tukeran Banner Yuk !

Photobucket
Blok semua tulisan di kotak,lalu tekan Ctrl + C

Cari Rangking Blogmu Disini

Cari Web Kamu disini :
Pencarian Rangking Web Powered by Google Service Cuma Blog Sederhana

Music Center

Cari Lagu Favoritmu !
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...